Dugaan Tilep PAD, "Kades Bolo: Saya Lagi Hanu, Hanu di Dompu"

Kepala Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Abubakar alias Beko. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Dugaan penyalahgunaan uang Pendapan Asli Desa (PAD) yang diungkap oleh Sekretaris Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa Sekdes Bolo, Anas Indriadi mengatakan, dugaan penggelapan PAD di kantor Pemerintahan Desa Bolo yang diduga dilakukan oleh oknum Kades dan Bendahara sebesar Rp60 juta. 


Menurut Anas, uang PAD tersebut, sebelumnya sudah masuk di rekening desa dari hasil penjualan tanah. Tapi, saat ini, uang itu kondisinya sudah dicairkan. Terkait untuk apa penarikan uang itu, kata dia, pihak Kades dan Bendahara yang tahu tentang penggunaan uang milik desa ini. Ia pun mengaku, sudah melaporkan dugaan penggelapan ini ke pihak Kejaksaan Negari Raba Bima dan juga kantor Inspektorat Kabupaten Bima. 

Sementara itu, Kades Bolo, Abubakar atau yang akrab disapa dengan panggilan Beko yang berhasil dihubungi via ponselnya tidak menanggapi secara gamblang atas dugaan kasus yang dilakukannya ini. Pembicaannya pun terdengar terbata-bata sepertinya tak ingin membahas dan membicarakan hal ini melalui ponsel miliknya. 

"Tunggu pulang saya, iya,iya, InsyAallah. Tunggu nanti saya lagi hanu,  hanu di Dompu," ucap Beko melalui ponselnya saat dikonfirmasi, Kamis, 1 November 2018 siang tadi yang sepertinya mengelak pertanyaan Metromini.

Saat dimintai tanggapan soal laporan yang sudah dimasukan ke Kejaksaan dan Inpektorat Kabupaten Bima,  Kades pun memilih tidak berbicara dan memutuskan sambungan telepon dari ponsel yang digunakannya. Sebelum mematikan, Beko pun mengaku sedang di Dompu dan akan bertemu guna memberikan klarifikasinya atas masalah ini.

"Nahu aka Dompu (Saya masih  di Dompu). Nanti-nanti saya ketemu. Iya, saya nanti saya ketemu," tutup Beko yang langsung mengakhiri percakapannya dengan Mettomini.  (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item